Strategi Pembelajaran

 


Bismillahirrahmanirrahim 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah puji dan syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah SWT atas limpahan nikmat, rahmat, serta karunia-nya yang diberikan kepada saya dan kepada pembaca terutama nikmat iman, islam serta nikmat sehat wal-‘afiat sehingga saya dapat menulis blog ini.

Baiklah pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai strategi pembelajaran.

Strategi pembelajaran sangat penting dan dibutuhkan dalam dunia pendidikan. Sehingga sistem belajar mengajar di kelas tidak menjadi monoton atau membosankan, serta dapat membantu siswa mengembangkan pola berpikirnya.

Secara umum pengertian atau definisi strategi pembelajaran adalah suatu usaha menggunakan strategi yang sistematis yang dilakukan secara efektif untuk mendapatkan suatu prestasi dan juga keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran.

Khususnya dalam dunia pendidikan, strategi ini dapat diartikan sebagai suatu rancangan sekaligus metode dalam mencapai tujuannya. Strategi pembelajaran adalah suatu rencana, yang didalamnya terdapat rangkaian kegiatan yang dirancang secara khusus.

Pengertian Menurut Para Ahli

Sebelum membahas berbagai metode strategi pembelajaran yang dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien, berikut ini adalah pengertian atau pengertian strategi pembelajaran menurut para ahli yang perlu diketahui.

Menurut Hilda Taba Strategi pembelajaran adalah urutan atau pola perilaku guru untuk dapat mengakomodasi semua variabel pembelajaran secara sadar dan sistematis.

Menurut Suparman , Strategi pembelajaran merupakan gabungan dari beberapa rangkaian kegiatan, cara mengorganisasikan materi pelajaran siswa, bahan, peralatan dan waktu yang digunakan untuk proses pembelajaran dalam mencapai tujuan kegiatan pembelajaran yang telah ditentukan.

Contoh Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran

Dalam pelaksanaan pendidikan tentunya banyak contoh strategi pembelajaran yang dapat digunakan. Misalnya, jika strategi pembelajaran memiliki sisi positif dan negatif, perlu diketahui apa sisi negatif dan positifnya. agar lebih mudah dikendalikan. Berikut penjelasannya:

Model Tipe Strategi Pembelajaran:


1. Metode Ceramah 

Yaitu penuturan materi dalam bahan ajar secara lisan yang dilakukan oleh guru.

Kelebihan:

Ini adalah metode yang mudah dan murah.

Dapat menyajikan materi pelajaran secara luas dan lebih detail.

Guru dapat mengontrol keadaan kelas dengan lebih mudah.

Kekurangan:

Materi yang diserap siswa hanyalah apa yang diajarkan guru di dalam kelas.

Tidak ada peragaan khusus dari setiap materi yang disajikan.

Siswa juga sering merasa bosan jika guru tidak memiliki kemampuan berbahasa yang baik.

Lebih sulit untuk mendeteksi tingkat pemahaman siswa.

2. Metode Demonstrasi

Merupakan jenis metode yang menyajikan materi pelajaran kepada siswa dicampur dengan penjelasan.

Kelebihan:

Siswa tidak akan ketinggalan pemahaman karena penjelasan disertai dengan latihan.

Proses pembelajaran juga akan lebih menarik karena siswa tidak hanya mendengarkan.

Dengan proses mengamati, siswa dapat mengembangkan pola berpikirnya dalam menghubungkan antara teori dan praktik.

Kekurangan:

Memerlukan persiapan yang lebih matang dari segi bahan, peralatan dan juga bahan dan tempat. Karena jika tidak, justru akan berdampak pada tidak efektifnya proses pembelajaran. Hal tersebut hanya dapat dilakukan oleh guru yang memiliki kemampuan dan keterampilan khusus.

3. Metode Diskusi

Merupakan jenis metode yang menghadapkan siswa pada suatu masalah untuk menemukan solusi yang tepat.

Kelebihan:

Dapat merangsang siswa untuk berpikir lebih kreatif.

Dapat melatih siswa dalam mengungkapkan pendapatnya.

Dapat melatih siswa untuk saling menghargai sudut pandang.

Kekurangan:

Kegiatan diskusi seringkali hanya dikuasai oleh orang-orang tertentu.

Dapat mengaburkan kesimpulan dalam suatu pelajaran, karena topiknya bisa lebih luas.

Seringkali ada perbedaan pendapat yang berujung pada emosi.

Perlu waktu lama untuk mempelajari suatu mata pelajaran tertentu.

4. Metode Simulasi

Merupakan metode yang menghadirkan situasi tiruan, yang dimaksudkan agar setiap siswa memahami konsep dan juga materi yang disampaikan.

Kelebihan:

Dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi suatu keadaan yang sebenarnya.

Dapat mengembangkan sisi kreatif seorang siswa saat melakukan proses pembelajaran.

Dapat menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri.

Dapat meningkatkan semangat belajar siswa.

Kekurangan:

Ada beberapa faktor psikologis siswa, misalnya rasa malu ketika sedang melakukan simulasi tersebut.

Setelah mengetahui jenis dan contoh strategi pembelajaran maka berikutnya akan dibahas mengenai macam-macam cara dan tips strategi pembelajaran yang baik dan benar. Strategi belajar yang benar-benar mempengaruhi suasana hati serta minat seseorang untuk memiliki kemauan belajar. Pentingnya seorang pengajar atau guru memahami hal ini karena dapat meningkatkan kegiatan belajar.

- Mendorong Komunikasi Kelompok

Tanyakan kepada siswa apa yang ingin mereka capai dengan belajar mereka dan bagaimana mereka berencana untuk menyelesaikannya. Mintalah mereka untuk terbuka dan jujur tentang tantangan yang mereka hadapi sehingga seorang pengajar dapat memberikan suasana yang mendukung.


- Cari Tahu Teknik Belajar yang Tepat

Kenali apa yang dilakukan anak-anak tersebut untuk memaksimalkan manfaat waktu belajar. Semoga anda akan mendapat banyak jawaban berbeda dari mereka. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Anda dapat membujuk mereka untuk menuju pengembangan pendekatan baru. Beberapa pendekatan meliputi:

1. Permainan Belajar: Isi beberapa kegiatan dengan permainan belajar sehingga mengurangi suasana pembelajaran.

2. Sering-seringlah beristirahat: berpikir suatu aktifitas yang menggunakan usaha sehingga juga akan mengurangi tenaga. Ingatkan siswa yang belajar untuk berdiri, meregangkan badan, minum air, berbagi tawa dengan teman-teman mereka, dan kemudian ke proses kegiatan belajar.

- Menciptakan Suasana yang Bebas Gangguan

Susana yang nyaman dalam arti mencakup banyak hal, dari kebersihan dasar hingga belajar dalam keheningan mutlak, dan segala sesuatu yang lain di antaranya. Setiap orang memiliki pendekatan dan preferensi yang berbeda.

- Fokus pada Eksplorasi dan Pemecahan Masalah

Kebanyakan manusia menyukai tantangan, terutama hal-hal baru yang memberikan manfaat bagi kehidupan. Strategi pembelajaran yang cerdas dapat mencakup memanfaatkan web pencarian dan melakukan kegiatan berbasis penyelesaian masalah dalam waktu belajar siswa.

- Pemicu Motivasi Belajar

Memiliki tujuan dan gagasan yang jelas tentang titik akhir adalah dari setiap usaha yang berhasil. Ada penghargaan dalam menyelesaikan tugas saat siswa berhasil mengerjakan tugas nya sendiri sesuai kemampuan yang dimiliki. Seorang siswa akan berusaha untuk mencoba menyelesaikan setelah salah satu tugas berhasil dikerjakannya.

-Berbagi Pendapat

Ibaratkan pelajar memiliki kemampuan untuk berpikir kritis tentang apa yang diajarkan dengan meminta mereka untuk menjelaskannya dengan kata-katanya sendiri. Memiliki minat pada apa yang ingin diketahui dan bagaimana mereka memahami suatu masalah atau tantangan merupakan hal yang sangat berharga dan suatu bentuk apresiasi.

Strategi  memiliki banyak jenis, yaitu sebagai berikut:

- Strategi Inkuiri atau SPI

Strategi bertanya meliputi sejumlah kegiatan pembelajaran yang menitikberatkan pada proses berpikir analitis dan kritis dalam mencari dan menjawab pertanyaan. Sedangkan tanya jawab sering diajukan antara siswa dan guru untuk proses berpikir ini.


- Strategi Ekspositoris atau SPE

Sistem pembelajaran ekspositori merupakan strategi pembelajaran yang menekankan pada proses pemberian pengetahuan atau materi yang diberikan secara lisan oleh guru kepada siswa yang ingin membantu siswa menguasai materi secara efektif.

- Strategi Berdasarkan Strategi atau SPBM

Pembelajaran SPBN merupakan strategi pembelajaran yang memadukan beberapa kegiatan pembelajaran yang menonjolkan proses pemecahan masalah ilmiah. SPBM didasarkan pada psikologi kognitif, yang dapat dibebaskan dari asumsi bahwa belajar adalah proses mengubah perilaku melalui pengalaman.

- Strategi Koperasi atau DSS

Metode pembelajaran termasuk dalam rangkaian kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok tertentu untuk mencapai rumusan tujuan pembelajaran. Strategi sistem pembelajaran kooperatif menggunakan kelompok kecil atau tim yang terdiri dari 4 sampai 6 orang yang memiliki latar belakang akademis ras, kuat, atau gender.

- Meningkatkan Keterampilan Berpikir atau SPPKB

Jenis strategi ini diterapkan dalam menonjolkan kemampuan berpikir siswa. Materi yang disajikan tidak hanya disajikan dengan cara seperti ini. Tetapi siswa dibimbing melalui proses menemukan konsep sendiri yang harus dikuasai dengan terus menghadapi proses dialog dan menggunakan pengalaman siswa. Demikian penjelasan dari saya tentang Strategi Pembelajaran semoga bermanfaat, terimakasih.

Hanya ini yang dapat saya tuliskan, kurang dan lebihnya saya mohon maaf. 

Saya akhiri wassalamu’alaikum warahmarullahi wabarokatuh..

Sumber bacaan :

Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, (Jakarta: Fajar Interpranata Offset, 2006).


Komentar